Sabtu, 19 Mei 2012

Allah Itu Dekat..

Desiran bayu terusan menyapa tanpa jemu. Riak-riak air tenang mewujudkan damai.
Aku masih kaku duduk disitu. Diam umpama patung lilin bernyawa. Sendirian cuba mencari ketenangan dalam kekalutan jiwa. Dan seketika, suara itu hadir semula.

"Are you okey?" lembut dia mulakan bicara.
"I'm alone.." ucap ku antara dengar dan tidak.
"Are you sure you're alone?" pandangan tetap pada horizon itu.
"I feel like everyone is away..."  dia tenang mendengar. "I'm alone.." ulangku tanpa sedar.
"You're not alone.." aku tersenyum hambar. dia memandang.. "it's not 'bout that song.." sambungnya seolah dia tahu apa dibenakku. "It's 'bout Him.." bicaranya sambil telunjuk dihalakan ke dada langit. "Allah indeed close to you... He is close enough if you have it..." ucapannya terhenti.
"Have what?" tanyaku kurang mengerti.
"Faith." sapatah hanya. 

Termanggu aku sendirian. Cuba mencerna apa yang ada di fikiran. Melepas pandangan jauh merentas tasik. Tenang. Itu yang dicari. Alhamdulillah. Telah aku temui.

"Make dua'.. ask Him.. anything.. everything... He'll listen to you.." bicaranya lembut tetapi tegas masih disitu. Aku hanya terus memerhati lukisan alam tanpa paksa mahupun rela. "Trust me.." dia masih bertegas dalam datar suaranya. Cuba menarik aku dari terus hanyut barangkali. 
"I know you.. I trust you.." cuba menelan liur di tekak.. " I know it.. you told me that... years ago.. I forgot.. I did.." tiada lagi kata yang meluncur keluar.
"It's normal.. that's why we need sahaba.. we need tazkiroh.." dia cuba memujuk hatiku... 
" By Time. Verily Man is in loss, Except such as have Faith, and do righteous deeds, and (join together) in the mutual teaching of Truth, and of Patience and Constancy. He told us in Sura' Al-Ashr." dia cuba mengingatkan.

Masih terbayang saat itu. Saat dia disisi. Saat dia mengingatkan diri. Menitis air mata rindu. Rindu akan suara itu. Suara yang menuturkan kalimah-kalimah Allah. Suara yang membacakan tafsir Al-Quran. Suara yang selalu memujuk hati yang sering dalam kekalutan. Sungguh aku tak mampu nengingati wajahnya.. Hanya suara yang sering terngiang-ngiang di telinga. Terus berlegar diminda. Dicerna dan diterima jiwa.

"Thanks.." hanya itu yang mampu aku tuturkan.
Terukir segaris senyuman di wajahnya. " At least, when Allah ask me, What you do when your friend alone? so that, i could tell Him, I make she think of you.." senyuman itu terus terukir manis. Dan aku turut tersenyum.

Honestly, He knows best.



Isnin, 14 Mei 2012

Rezeki Itu Dari Allah

Dengan nama Allah yang maha pemurah lagi maha pengasih...

"...Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, nescaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan mmberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. DAn barang siapa yang bertawakal kepada Allah, nescaya Allah akan mnecukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)Nya.Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu."
 (65: 2-3)

[ Sebagai renungan bersama. Sesungguhnya miskin itu ujian dan kaya itu dugaan.. Allah mmemberikan nikmat dan musibah kepada hambanya.. Dan kedua-dua itu adalah ujian dari Allah.. Siapa diantara kita akan kekal beriman dan bersyukur atas pemberianNya..]

Ahad, 6 Mei 2012

Jumaat, 4 Mei 2012

Senyumku buatmu perSAHABATan yang LaLu...


Setiap kali aku diajukan pertanyaan..
"Macam mana kita nak lupakan seseorang yang pernah kita sayang?"
Aku hanya mampu menjawab...
" Kenapa kita perlu berusaha melupakan sesuatu yang telahpun menjadi sebahagian daripada hidup kita?
dan kenapa tidak untuk kita menerima ketentuan itu seadanya...?"

Bagi diri ini, melupakan bukan perkara terbaik.. Jadikan pengalaman itu guru yang mengajar kita menjadi lebih bijak dan ujian yang menjadikan kita kuat di masa depan...

Isnin, 16 April 2012

Taman.. Ku...




Ku temui taman indah
Pesona ikhlas ku bertuah
Buahnya kebenaran
Dari putik kasih sayang
Membenih murni pengorbanan
Hingga enggan Ku berpisah
Tiba malam bintang mengerlip
Oh, taman itu,,, teman Ku seorang....

Khamis, 12 April 2012

Rindu Kekasih.......


Aku merenung di dada langit
Menatap malam cerah disinar bulan
Walaupun tanpa dipagari bintang berjuta
Namun cahayamu menyimbah ke wajahku

Aku termanggu sendiri
Menatap rindu kepada kekasih
Betapa manpu kubisikkan rasa
Tatapan rindu dibawah sinar rembulan

Bila kita bertemu kembali
Saling mencurah rindu terpendam
Mengungkap kata mengtur bahasa
Menyalur rasa penuh beradap

Alangkah bahagianya ketika kita
bersama sujud di sepertiga malam
mengadu cinta pada yang satu
meluahkan harapan membina cita... 

Ahad, 8 April 2012

To Wan Aina Fatiha Wan Mohammad

sometimes we think that we had done everything by our best...
but sometimes it make us feel that it's not the best at all...

on the way to achieve our target
there must be some barrier that always wait for us
not to make us fall
but for us to be strong...

believe in yourself
dare to have dreams
and love your life....

and you should have this THREE...
FAITH, HOPE and LOVE....


-p/s: my lovely roommate... thanks for being with me and always support me in any conditions...
        i just have one word to describe my feeling for you.. I love You....