3 hari sebelum Aidiladha....
Inshaa Allah tahun ini bakal aku jalankan ibadah qurban kali kelima....
Terkenang saat dimana aku dan dia menjalani ibadah ini bersama-sama tahun lalu... dia kelihatan tersangatlah gembira... jelas.... sangat jelas... kali pertama dan terakhir... insan petama dan terakhir...
Tok Abah....
Tak banyak kenangan bersama dengannya.... walaupun dekat tetapi aku tersangat jarang melawat ataupun bertanya khabar.... Namun apabila kesihatannya mula merosot.... risau itu tetap ada.... berusaha sedaya mungkin meluangkan waktu untuk dia... menziarah dan menemaninya di hospital.... sentiasa berdoa agar kami diberi lebih masa utk bersama.... Terkenang saat-saat aku menemaninya ke hospital, mendapatkan
rawatan.... petah dia berbicara sepanjang perjalanan... bertanyakan isu
pelajaran.... kehidupan seorang pelajar.... terkenang hari pertama
menjejakkan kaki di UiTM, dia sanggup menemani diri ini.. memberikan
semangat katanya... Andai aku diberi masa.... Namun, hati dapat merasa.... dia tidak akan tinggal lama.... tapi siapapun kita, apa pun yang dirasa minta tetap membantah.... tiada manusia yang mendoakan pemergian orang yang disayangi.... 2 syawal tahun ini menjadi satu tarikh yang akan kekal dalam ingatan... Dia pergi untuk selamanya....
Tok Abah
satu-satunya insan yang tidak malu mempamerkan kasih sayangnya pada cucu-cucu.... gemar memeluk aku walaupun sudah meningkat remaja..... satu-satunya tabiat yang membuatkan aku rindu padanya... setiap kali berjumpa, dia tak pernah lupa memberikan ciuman di pipi tembam ini... tak pernah gagal memeluk tubuh gemuk ini.... sentiasa memberikan kata-kata semangat.... nasihat dan doa....
Tok Abah
Ini janjiku padanya....
Akan aku jaga mama... sebagaimana dia jaga tok abah....
akan aku luangkan masa sebagaimana mama luangkan masa utk tok abah...
akan aku korbankan apa saja sebagaimana mama berkorban utk tok abah....
Tok Abah
Apa yang terjadi... pengalaman yang dilalui...
membuka mata seorang cucu dan anak....
berbakti selagi mampu..... berkorban selagi perlu..
kerana bila tiba waktu itu...
tiada terkilan... tiada pilu....
Tok Abah
Mama tenang meredhai pemergian tok Abah....
Walau dia terasa belum puas berjasa...
Semoga Dia Tenang Di Sana.....
Khamis, 2 Oktober 2014
Isnin, 19 Mei 2014
Arjuna Beta....
Tak kanku biarkan walau ribut menyentakmu yang tidur
datang petir menyambar
jengking dan ular–
bonda takkan berundur
nyamanlah arjuna beta
mimpikan yang indah saja
nanti bila kau buka mata
semua tak serupa
kan ada satu ketika kau tak tahu mana nak pergi
jalan betul, anakanda,
tak jelas mata–
ambil yang sarat duri
hiduplah arjuna beta
biarkan jasad yang luka
selama tuhanmu ada
takkan engkau tercela
ngeri tak terbayang mata
bonda takkan ada sentiasa
nanti moga kau tak lupa
bonda memujukmu, anakanda
hiduplah arjuna beta
biarkan jasad yang luka
selama tuhanmu ada
takkan engkau tercela
nyamanlah arjuna beta
mimpikan yang indah saja
nanti bila kau buka mata
semua tak serupa
Ahad, 18 Mei 2014
His/Her G-Day....
Alhamdulillah....
Walaupun lewat 1 semester tetapi dengan izin Allah segalanya selesai jua akhirnya....
Terpaksa rushing dr makmal semata-mata nk join hari bersejarah nie.....
Alhamdulillah sempat jugak jumpa walaupun x sampai 5 minit.....
Tahniah ya.....
Diploma Done...
plzzz struggle for your degree...
When you only had a choice.....
Almost 5 years knowing each other..... try harder to be the best I could.... but just realize that's not enough.... Just because one unexpected question, she saw the demon in me....
There's no tears... not anymore.... I'll face this with all my heart.... If that what she can conclude about me... After what I have done to her... then I'll accept... everything...
"People get tired".... that's right.... I think it enough... you've got enough from me... now just lean by our own...
You're matured enough to be on your way.... to dump your friend just for a man... then, go ahead.... I'll not saying a word...
because I know my silence is better for you....
heart broken...
Rabu, 20 November 2013
Cita-Cita dan Anganan
Menghabiskan waktu cuti sebagai Pembantu Taska dan Guru Prasekolah menjadikan hampir setiap waktu aku bersama-sama kanak-kanak.
Ketenangan dan keceriaan bersama mereka tak mungkin aku dapat tatkala bersama-san rakan yang lain..
Sesungguhnya mereka sangat suci dan tentunya bersih dari sebarang dosa.
Okeyh! let's straight to the point.... ^^
Sebuah pengajaran bukan hanya berlangsung apabila seorang guru mengajar anak didiknya... tetapi ianya juga berlaku apabila anak didik mampu membuat seorang guru belajar daripadanya...
nampak x simbiosis antara kedua2nya...?
ok.. cerita nie berlaku apabila seorang guru yg juga masih lagi seorang pelajar, berbicara mengenai cita-cita bersama-sama anak didiknya...
Apabila kanak-kanak ditanya mengenai cita-cita, mereka tersangatlah teruja untuk menjawab. tentu sekali dengan penuh keyakinan... no doubt at all... they're great right? yes.. they're.
boleh x bayangkan apa bila soalan yang sama ditanya kepada lepasan SPM ataupun pelajar universiti? I bet.. most of them have doubt to tell 'bout their own dream... am I right? then, ask yourself. If you can answer without any doubt, then you're the ambitious person...
“we act on what we believe in. we're the ones who decide on who and what we want to be. we are the one making the choices”
― Hlovate, Anthem
― Hlovate, Anthem
Trust yourself... make your choice....
My G-Day...
Alhamdulillah...
Dengan berkat usaha... sokongan dan dorongan drpd keluarga tercinta... sahabat yang kerap menjadi tempat mengadu... teman2 seperjuangan bersama-sama tika susah dan senang...
Akhirnya... Diploma In Sciences dalam genggaman...
After all this thing happened.....
“life is a wonderful journey
no one knows what will happen in the future
we have to go ahead of the moon and stars
we have to reach beyond the skies
this world will be left behind
who knows what the future is”
― Hlovate, Anthem
Menerima skrol diploma daripada Ayahanda Sahol sendiri..
Inshaa Allah... ^^
Selasa, 9 Julai 2013
Terbuang bagai Dibuang
Dalam leka menilik status2 fb secara rawak...
aku terbaca sebuah status yang mengingatkan aku kepada seorang guru... yang aku percaya, ilmunya bukan hanya mmbantu aku meluluskan diri dalam peperiksaan akademik tetapi juga menolong aku meloloskan diri tatkala emosi dan hati terus diuji...
Status seorang rakan:
aku terbaca sebuah status yang mengingatkan aku kepada seorang guru... yang aku percaya, ilmunya bukan hanya mmbantu aku meluluskan diri dalam peperiksaan akademik tetapi juga menolong aku meloloskan diri tatkala emosi dan hati terus diuji...
Status seorang rakan:
"orang mengutuk saya, saya tak mati cepat; orang puji saya, saya tak hidup lebih lama"
Sungguh... benar kata itu....
Sungguh ajal setiap insan itu telah ditetapkan arakala kita dicipta.... tidak mungkin awal ataupun lewat hatta sesaat... itu janjiNya...
Setiap dari kita diuji dengan cara yang berbeza....
Tetapi berat itu kian terasa apabila keluarga terbabit sama...
Satu keadaan yang tidak mampu aku zahirkan perasaan apabila seorang yang menjadi kesayangan, menjadi orang pertama yang difikirkan dalam setiap tindakan, yang terhutang budi selagi nyawa dikandung badan, menyatakan hasrat memutuskan hubungan hanya kerana satu kesalahan.....
Luluh hati bagai disiat.... sungguh... kecewa..
hanya itu yang mampu aku gambarkan....
aku bukan insan yang tabah.. tetapi aku redha keputusan itu..
Jika itu yang mereka mahukan.... Baik... kita putuskan...
Andai ini pertemuan terakhir... izikan aku mengucap kata
Maaf dan ampun akan setiap dosa-dosaku sedari kecil hingga dewasa kini... dosa-dosa dulu, kini dan mungkin di masa-masa akan datang...
Halalkan makan dan minum.... ilmu dan didikan... yang tersangat membantu aku dalam membesar sebagai seorang insan... tanpa itu semua aku mungkin bukan sesiapa...
Terima kasih atas jagaan, kasih sayang, kenangan dan kerisauan yang engkau hulurkan dari waktu aku mula bertaktih sehingga kini aku mampu berlari kencang meneruskan kehidupan...
Sedih itu satu kata yang hanya mampu aku simpan di hati...
Pedih itu satu rasa yang aku percaya mungkin sementara...
Yang aku risau tiada parut yang mungkin tinggal kerna hati telah hancur berderai....
Akanku pegang kata itu:
"Walau dipuji, aku tidak hidup selamanya, walau dikeji, aku tidak mati serta-merta.."
Langgan:
Catatan (Atom)





